English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Selasa, 27 Desember 2011

Tanda, Gejala dan Pengobatan Penyakit Kanker Serviks

Tanda dan Gejala Kanker Serviks: Secara umum tanda dan gejalanya adalah terjadinya perdarahan vagina setelah aktivitas sexual atau diantara masa menstruasi. Sementara itu tanda lain yang mungkin timbul antara lain adalah :

1.     Hilangnya nafsu makan dan berat badan menurun
2.     Nyeri tulang panggul dan tulang belakang
3.     Nyeri pada anggota gerak (kaki)
4.     Terjadi pembengkakan pada area kaki
5.     Keluarnya feaces menyertai urin melalui vagina
6.     Hingga terjadi patah tulang panggul

Pemeriksaan Pap smear test yang teratur sangat diperlukan untuk mengetahui dan mendeteksi adanya kanker serviks pada diri seorang wanita.


Berikut ciri-ciri kanker serviks

Stadium diniSering menunjukkan gejala atau tanda-tandanya yang khas, bahkan tidak ada gejala sama sekali.
Stadium lanjutSedangkan pada stadium ini ciri-ciri sangat mudah untuk dilihat, contohnya adalah sebagai berikut
  • Pendarahan sesudah mati haid (menoipause)
  • Pada tahap lanjut bercampur darah, nyeri pinggul atau tidak dapat buang air keci
  • Pendarahan sesudah senggama,
  • Keluar keputihan atau cairan encer dari vagina
Jadi bagi kamu wanita yang sudah melihat gejala seperti yang ditunjukkan ciri-ciri diatas, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk konsultasi. Disana kamu bisa memastikan apakah mengidap penyakit kanker serviks atau tidak. Dan jika ternyata mengidap, maka tindakan medis selanjutnya bisa segera dilakukan dengan segera.
Anda sudah mengetahui apa saja ciri-ciri dari serviks, tapi sebenarnya apa saja sih penyebab dari jenis kanker ini. Dengan melakukan pencegahan bukankan itu lebih baik daripada berobat. Nah berikut adalah penyebab yang bisa mengakibatkannya :
  • Lebih 95% kanker serviks berkaitan erat dengan infeksi HPV yang dapat ditularkan melalui aktivitas seksual
  • Berganti-ganti pasangan seksual
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh
  • Merokok Tembakau dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh dan mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi HPV pada serviks.
  • Hubungan seksual pertama dilakukan pada usia dini
  • Pemakaian pil KB


Pengobatan Penyakit Kanker Serviks
Bagi Anda yang terdiagnosa mengalami perubahan abnormal sel sejak dini, maka dapat dilakukan beberapa hal seperti:

1.     Pemanasan, diathermy atau dengan sinar laser.
2.     Cone biopsi, yaitu dengan cara mengambil sedikit dari sel-sel leher rahim, termasuk sel yang mengalami perubahan. Tindakan ini memungkinkan pemeriksaan yang lebih teliti untuk memastikan adanya sel-sel yang mengalami perubahan. Pemeriksaan ini dapat dilakukan oleh ahli kandungan.

Jika perjalanan penyakit telah sampai pada tahap pre-kanker dan kanker leher rahim telah dapat diidentifikasi, Maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk penyembuhannya, antara lain:

1.     Operasi, yaitu dengan mengambil daerah yang terserang kanker, biasanya uterus beserta leher rahimnya.
2.     Radioterapi yaitu dengan menggunakan sinar X berkekuatan tinggi yang dapat dilakukan secara internal maupun eksternal.

Bagaimana Pencegahannya?
Ini merupakan berita yang sangat menarik, bahwa penyakit kanker leher rahim (kanker serviks) dapat dicegah. Yaitu dengan cara vaksinasi yang diberikan pada remaja putri dan perempuan dewasa. 

Vaksin ini diresmikan hak ciptanya pada tahun 2006, pengembangnya adalah sebuah perusahaan obat terbesar dunia yang berada di Amerika Serikat (Merck & Co., Inc.). Vaksin ini diberi nama "Gardasil". Vaksin tersebut, menurut WHO, juga efektif mencegah infeksi HPV tipe 6 dan 11 yang menyebabkan hampir 90% dari semua jenis kanker leher rahim.

Pengenalan vaksin pencegah kanker serviks dan upaya untuk mendekatkan akses vaksin bagi masyarakat di diseluruh wilayah Indonesia diharapkan dapat menurunkan prevalensi kanker leher rahim serta meminimalkan fatalitas akibat serangan kanker tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar